kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Purbaya Siap Ambil Alih PNM dari BRI, Geo Dipa Ditukar ke Danantara


Senin, 11 Mei 2026 / 16:16 WIB
Purbaya Siap Ambil Alih PNM dari BRI, Geo Dipa Ditukar ke Danantara
ILUSTRASI. BRI Insurance dan PNM Fokus Berdayakan Masyarakat pada Aspek Lingkungan dan Sosial (Dok/BRI Insurance)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah tengah memproses pengalihan kepemilikan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) ke bawah kendali Kementerian Keuangan (Kemenkeu). 

Rencana tersebut disebut sudah mendapat persetujuan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan proses pembahasan dengan Danantara masih berlangsung, namun pihaknya telah memperoleh sinyal positif terkait rencana tersebut.

Baca Juga: Setelah Ramai Polemik Pajak, Menkeu Purbaya Perketat Informasi dari Ditjen Pajak

"PNM dalam proses pembicaraan dengan Danantara, sudah dapat lampu hijau," ujar Purbaya dalam Media Briefing di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Dalam skema yang sedang disiapkan, pengalihan PNM akan dilakukan melalui mekanisme tukar guling dengan PT Geo Dipa Energi. Saat ini Geo Dipa masih berada di bawah Kemenkeu, namun nantinya perusahaan panas bumi itu akan dialihkan ke Danantara.

Menurut Purbaya, dirinya sempat mengusulkan agar kedua perusahaan tetap berada di bawah Kemenkeu, tetapi opsi tersebut tidak disetujui.

"Kelihatannya tukar sama Geo Dipa. Saya mau minta dua-duanya (di bawah Kemenkeu), tetapi enggak boleh," katanya.

Pemerintah menilai perpindahan PNM ke bawah Kemenkeu dapat mengurangi beban subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang selama ini ditanggung APBN. Saat ini pemerintah harus mengalokasikan sekitar Rp 40 triliun per tahun untuk subsidi bunga program tersebut.

Dengan pengelolaan PNM langsung di bawah Kemenkeu, dana subsidi tersebut diharapkan dapat dioptimalkan menjadi pembiayaan murah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Baca Juga: Aturan Baru DHE SDA Berlaku Juni 2026, Purbaya Klaim Dampaknya Signifikan

Berdasarkan simulasi Kemenkeu, potensi dana yang dapat dihimpun mencapai Rp 160 triliun dalam empat tahun.

PT Geo Dipa Energi sendiri merupakan BUMN berstatus Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kemenkeu yang bergerak di sektor energi panas bumi. Perusahaan ini mengelola PLTP Patuha di Jawa Barat dan PLTP Dieng di Jawa Tengah dengan total kapasitas sekitar 60 megawatt (MW).

Sementara itu, PT Permodalan Nasional Madani merupakan anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia yang fokus pada pembiayaan dan pemberdayaan UMKM. Saat ini PNM berada dalam holding Danantara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×