kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Proyek Pelabuhan Patimban diserahkan ke Jepang


Selasa, 22 Maret 2016 / 19:40 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Teka- teki mengenai siapa investor yang akan membangun Pelabuhan Utara Jawa Barat, sebagai penyokong Pelabuhan Tanjung Priok  terungkap. Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan mengatakan, pembangunan pelabuhan tersebut rencananya akan diserahkan ke Jepang.

Jonan mengatakan, penyerahan tersebut secara lisan sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo. "Pak Presiden dukung selama pengembalian jelas, dan skema pembangunannya masih dirundingkan" katanya Selasa (22/3).

Pemerintah berencana membangun pelabuhan baru di kawasan utara Jawa Barat. Pelabuhan tersebut rencananya dibangun untuk mengurangi tingkat kepadatan Pelabuhan Tanjung Priok.

Awalnya pemerintah berencana akan membangun pelabuhan tersebut di Cilamaya, Karawang, Jawa Barat. Tapi, keputusan tersebut dianulir karena lokasi yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan tersebut terdapat 80 anjungan minyak PT Pertamina.

Bambang Prihartono, Direktur Transportasi Bappenas beberapa waktu lalu mengatakan, pembangunan pelabuhan tersebut mendesak. "Kalau tidak, 2028 Priok akan penuh," katanya beberapa waktu lalu.

Jonan mengatakan, rencananya, pelabuhan penyangga Priok ini nantinya akan dibangun di Pelabuhan Patimban. "Kemungkinan besar di sana," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×