kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.719   11,00   0,06%
  • IDX 6.485   -41,13   -0,63%
  • KOMPAS100 844   -4,75   -0,56%
  • LQ45 639   -5,21   -0,81%
  • ISSI 228   -0,62   -0,27%
  • IDX30 357   -2,89   -0,80%
  • IDXHIDIV20 433   -3,36   -0,77%
  • IDX80 96   -0,63   -0,65%
  • IDXV30 120   -0,75   -0,62%
  • IDXQ30 113   -0,98   -0,86%

Proyek infrastruktur Jokowi tak multiplier effect


Rabu, 18 Oktober 2017 / 16:59 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tiga tahun sudah Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) memimpin pemerintahan. Dalam tiga tahun pemerintahannya, pembangunan infrastruktur meningkat. Sayangnya, hal itu dinilai tak memberikan multiplier effect yang signifikan.

Wakil Direktur Institute of Development Economic and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai, pembangunan infrastruktur gencar dilakukan pemerintah. Namun menurutnya, hal tersebut tak melibatkan stakeholder perekonomian.

Akibatnya, "pembangunan infrastruktur tidak menciptakan multiplier effect yang besar," kata Eko dalam acara diskusi di Jakarta, Rabu (18/10).

Hal itu lanjutnya, tampak pada industri terkait seperti semen dan baja yang tidak sejalan dengan peningkatan pembangunan proyek-proyek konstruksi. Tak hanya itu, peningkatan pembangunan konstruksi juga tidak tercermin pada lapangan pekerjaan di sektor yang sama.

"Hal itu karena swasta hanya mengerjakan 9%, sisanya dikerjakan APBN secara langsung dan tender-tender dari negara lain," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×