kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.725   17,00   0,10%
  • IDX 6.481   -45,04   -0,69%
  • KOMPAS100 844   -4,93   -0,58%
  • LQ45 639   -5,95   -0,92%
  • ISSI 228   -0,48   -0,21%
  • IDX30 357   -3,29   -0,91%
  • IDXHIDIV20 433   -3,49   -0,80%
  • IDX80 96   -0,69   -0,71%
  • IDXV30 120   -0,56   -0,46%
  • IDXQ30 113   -1,04   -0,92%

Jokowi: Waspadai informasi di media sosial


Selasa, 17 Oktober 2017 / 22:17 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat waspadai terhadap segala informasi yang beredar di media sosial. Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pondok Pesantren Muhammadiyah di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Jokowi mengatakan, kewaspadaan penting.

Maklum saja, selain berita bagus, media sosial saat ini sering digunakan untuk menyebarkan berita bohong dan fitnah yang bisa menyesatkan masyarakat. Salah satu kabar fitnah, bahkan pernah menimpanya secara langsung.

Jokowi bercerita, dirinya pernah difitnah terkait PKI. Dalam foto rekayasa yang beredar di media sosial, dirinya dipasang bersama D.N. Aidit, pentolan PKI.

"Bagaimana mungkin, tahun 1955 saya belum lahir, kalau orang tidak bisa menyaring kan bisa percaya," katanya dalam pernyataan, Selasa (17/10).

Jokowi mengatakan, ada banyak cara yang bisa digunakan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap media sosial. Salah satunya, membangun karakter dan menanamkan nilai agama ke anak sejak dini.

Pembangunan karakter tersebut akan mempengaruhi perilaku, budaya, dan budi pekerti masyarakat sehingga pengaruh buruk berita bohong di media sosial bisa ditangkal. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×