kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.043   35,00   0,19%
  • IDX 6.265   30,69   0,49%
  • KOMPAS100 821   3,27   0,40%
  • LQ45 627   2,57   0,41%
  • ISSI 217   0,77   0,36%
  • IDX30 352   1,99   0,57%
  • IDXHIDIV20 432   1,30   0,30%
  • IDX80 94   0,30   0,32%
  • IDXV30 119   0,34   0,29%
  • IDXQ30 112   0,30   0,27%

Program satu juta rumah capai 800.000 unit di 2016


Minggu, 12 Maret 2017 / 23:37 WIB


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pemenuhan kebutuhan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui program nasional pembangunan satu juta rumah.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, kunci keberhasilan program tersebut adalah sinergi stakeholder dan dukungan perbankan. Ini mengingat kemampuan pemerintah dalam penyediaan langsung perumahan hanya sekitar 10% dari total target sejuta rumah.

"Tahun 2016, capaian program satu juta rumah mencapai angka sekitar 800.000 unit rumah atau meningkat dari tahun 2015 sebanyak 699.000 unit," kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu dalam keterangan resmi, Minggu (12/3).

Menurut Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR Lana Winayanti, salah satu provinsi yang realisasi penyaluran KPR Bersubsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau KPR FLPP tinggi adalah Provinsi Kalimantan Selatan. Realisasi KPR bersubsidi di Kalsel mencapai 14.430 unit di 2016.

Sebagai info, KPR FLPP merupakan skema pembiayaan perumahan yang dikelola oleh Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×