kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Produk rapid antigen untuk keperluan tracing harus memenuhi kriteria yang ditetapkan


Minggu, 14 Februari 2021 / 19:17 WIB
ILUSTRASI. Karyawan menjalani tes swab antigen di salah satu perkantoran di Jakarta, Rabu (10/2).


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

Nadia menambahkan, untuk testing dan tracing yang maaif masih akan difokuskan di 98 Kabupaten/Kota. Saat ini sudab ada 2 juta RDT Antigen yang tersebar di 34 provinsi.

"Nah ini tinggal kita dorong untuk dimanfaatkan di level Puskesmas. Tapi ada sejumlah 1,7 juta yang saat ini kita akan juga konsentrasikan pada 98 kabupaten/kota. Bukan hanya rapid antigen saja tapi juga proses pelaksanaan tracingnya juga akan sebagai langkah awal ini kita fokuskan di 98 kabupaten/kota," ujarnya.

Upaya memfokuskan tracing di 98 Kabupaten/Kota menggunakan RDT Antigen merupakan langkah awal untuk menurunkan laju penularan Covid-19 di daerah tersebut.

Adapun untuk total RDT Antigen yang tersedia di tiap Puskesmas, Nadia menyebut tentunya akan diatur lebih detail oleh Dinas Kesehatan atau Satgas Provinsi dan Kabupaten/Kota masing-masing. Hal tersebut lantaran, akan disesuaikan dengan kondisi angka kesakitan dan kematian di daerah tersebut.

Selanjutnya: Kasus corona bertambah jadi 5, Chengdu China memasuki mode masa perang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×