kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Produk rapid antigen untuk keperluan tracing harus memenuhi kriteria yang ditetapkan


Minggu, 14 Februari 2021 / 19:17 WIB
ILUSTRASI. Karyawan menjalani tes swab antigen di salah satu perkantoran di Jakarta, Rabu (10/2).


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

Nadia menambahkan, untuk testing dan tracing yang maaif masih akan difokuskan di 98 Kabupaten/Kota. Saat ini sudab ada 2 juta RDT Antigen yang tersebar di 34 provinsi.

"Nah ini tinggal kita dorong untuk dimanfaatkan di level Puskesmas. Tapi ada sejumlah 1,7 juta yang saat ini kita akan juga konsentrasikan pada 98 kabupaten/kota. Bukan hanya rapid antigen saja tapi juga proses pelaksanaan tracingnya juga akan sebagai langkah awal ini kita fokuskan di 98 kabupaten/kota," ujarnya.

Upaya memfokuskan tracing di 98 Kabupaten/Kota menggunakan RDT Antigen merupakan langkah awal untuk menurunkan laju penularan Covid-19 di daerah tersebut.

Adapun untuk total RDT Antigen yang tersedia di tiap Puskesmas, Nadia menyebut tentunya akan diatur lebih detail oleh Dinas Kesehatan atau Satgas Provinsi dan Kabupaten/Kota masing-masing. Hal tersebut lantaran, akan disesuaikan dengan kondisi angka kesakitan dan kematian di daerah tersebut.

Selanjutnya: Kasus corona bertambah jadi 5, Chengdu China memasuki mode masa perang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×