Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto mengakui, pihak intelijen tidak mendapat temuan awal perihal pengeboman hari ini di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton di Kuningan Jakarta Selatan. Meski demikian, “Kita tidak bisa menuduh intelijen kita lemah,” ujarnya (17/7).
Prijanto menilai perlunya pengkajian ulang sistem pengamanan yang berlaku di DKI. Dia mencontohkan, para petugas pengamanan saat ini terbilang ragu-ragu untuk melakukan pemeriksaan lantaran adanya keluhan masyarakat yang merasa risih saat diperiksa.
Selain itu, Prijanto juga melihat peristiwa pengeboman sadis tersebut sebagai akibat dari kurangnya profesionalitas para petugas pengamanan. “Meski di Ritz Carlton itu pengamanan berlapis-lapis, tapi kalau petugasnya tidak cerdas memeriksa maka bisa saja kebobolan,” tegasnya di Balaikota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













