kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Presiden wacanakan pinjaman untuk korban Sinabung


Selasa, 21 Januari 2014 / 10:42 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah bakal segera menyalurkan bantalan sosial tambahan kepada masyarakat senilai Rp 24,17 triliun.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar rapat terbatas pembahasan penanganan bencana alam yang menimpa Indonesia beberapa hari terakhir ini. Mulai dari korban bencana letusan Gunung Sinabung, hingga banjir yang menimpa sejumlah wilayah di Indonesia.

Dalam pengantar rapatnya, Presiden mewacanakan menyediakan anggaran untuk dipinjamkan kepada para petani yang menjadi korban bencana letusan Gunung Sinabung. "Utamanya untuk mata pencaharian penduduk yang sangat terganggu karena bencana alam ini," ujar SBY di Kantor Presiden, Selasa (21/1).

Presiden bilang, ia telah berbicara dengan Menteri Keuangan terkait anggaran untuk dipinjamkan kepada para petani itu. Ia juga telah mendapatkan pesan dari Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono tentang bencana Gunung Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara.

"Kita harus bergerak cepat untuk masalah anggaran ini dan anggaran itu harus tepat sasaran," tambahnya. Presiden mengingatkan pembantunya untuk tidak takut pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), karena anggaran itu akan digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Rencananya, pada Kamis (23/1) lusa, SBY dan rombongan juga akan mengunjungi korban letusan Gunung Sinabung. Sebelumnya, Presiden juga telah mengirimkan sejumlah paket bantuan untuk mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×