kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Presiden tak bahas rencana bergabung TPP di AS


Selasa, 16 Februari 2016 / 10:08 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa dirinya tidak akan membahas rencana keikutsertaan Indonesia menjadi anggota Kemitraan Trans Pasifik (TPP) dalam forum ASEAN - US Summit yang tengah digelar di California. Hal ini dia sampaikan saat bertemu dengan Presiden Amerika, Barrack Obama.

Jokowi mengatakan, keikutsertaan Indonesia dalam menjadi anggota TPP perlu proses panjang. "Perlu waktu, mungkin dua atau tiga tahun, proses masih perlu waktu," kata Jokowi dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Ari Dwipayana, Tim Komunikasi Presiden Selasa (16/2).

Jokowi mengatakan, untuk bergabung menjadi anggota TPP, pemerintah akan terlebih dahulu melihat Kesepakatan Perdagangan Bebas dengan Uni Eropa. "Dan itu pun juga perlu proses, bukan sebulan dua bulan, mungkin bisa sampai dua atau tiga tahun," katanya.

Meski tak membahas perihal TPP di AS, Menteri Perdagangan Thomas Lembong seperti dikutip Antara mengatakan, Indonesia akan tetap menegosiasikan posisi dan kepentingan nasional sebelum memutuskan bergabung dengan TPP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×