kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Presiden Jokowi: 51% tenaga kerja lulusan SD harus di upscaling


Kamis, 09 Mei 2019 / 14:52 WIB
Presiden Jokowi: 51% tenaga kerja lulusan SD harus di upscaling


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi masalah yang harus bisa diselesaikan. Menurut Presiden, tenaga kerja Indonesia 51% merupakan lulusan Sekolah Dasar (SD).

“Ini persoalan yang harus kita selesaikan, bagaimana mereka upscaling atau rescaling harus dilakukan besar-besaran. Enggak mungkin kita lakukan hanya sepuluh ribu, seratus ribu, kita butuhnya jutaan yang kita upgrade itu, bukan ratusan ribu, bukan puluhan ribu, jutaan,” tegas Presiden seperti dikutip dari laman setkab.go.id, Kamis (9/5).

Oleh sebab itu, menurut Presiden, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, semuanya harus berbondong-bondong bersama-sama menyelesaikan ini. Ia memberikan contoh seperti training-training, pelatihan-pelatihan, agar skill/keterampilan anak-anak, agar tenaga kerja menjadi lebih baik.

“Ini terus kita rapatkan agar betul-betul kita bisa berikan beasiswa bukan hanya puluhan ribu atau ratusan ribu, jutaan kepada mahasiswa-mahasiswa, anak-anak kita untuk bisa sekolah, baik dalam negeri maupun luar negeri sebanyak-banyaknya,” ujar Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×