kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Presiden akan melayat almarhum Feisal Tanjung


Senin, 18 Februari 2013 / 10:55 WIB
ILUSTRASI. Tepung Maizena adalah salah satu jenis tepung masakan yang sulit dibedakan bagi beberapa orang (dok/the spruce eats)


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono berencana melayat almarhum Jenderal (Purn) Feisal Tanjung, mantan Panglima ABRI di rumah duka di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (18/2).

"Jika tidak berubah, Bapak Presiden rencananya akan melayat ke rumah duka pukul 10.30 WIB," kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha ketika dihubungi, Senin (18/2).

Julian mengatakan, rencananya Wakil Presiden Boediono akan memimpin upacara pemakaman di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Seperti diberitakan, mantan Menteri Polhukam itu meninggal sekitar pukul 06.25 WIB di Rumah Sakit Siloam Jakarta. Jenazah sudah dibawa ke rumah duka.

Feisal Tanjung lahir di Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, 17 Juni 1939. Ia merupakan salah seorang perwira ABRI yang memegang jabatan tertinggi tanpa melalui jenjang Kepala Staf. Sebelumnya, LB Moerdani juga melaju ke jabatan Pangab tanpa melalui jabatan tersebut.

Feisal Tanjung pernah menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan pada bulan Maret hingga Mei 1998 di masa pemerintahan Presiden Soeharto. (Sandro Gatra/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×