kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Saat ramalan Gubernur BI dan Menkeu Sri Mulyani meleset, kuartal I cuma tumbuh 2,97%


Rabu, 06 Mei 2020 / 00:55 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) berbincang dengan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo disela-sela rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/7/2019). Rapat kerja tersebut mengagendakan penyampaian dan pen


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Prediksi Gubernur Bank Indonesia maupun Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati soal pertumbuhan ekonomi kuartal I-2020 meleset jauh di bawah kenyataan.

Pasalnya, Gubernur BI Perry Warjiyo sempat optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal I masih bisa melaju hingga 4,3%. Sementera Menteri Keuangna Sri Mulyani masih sempat optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal I-2020 di level 4,5%-4,7%.

Namun kenyatanya dalam rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS), pada Selasa (5/5) pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya sebesar 2,97%, alias lebih lesu dari harapan BI dan Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Maaf, berikut Ini daftar PNS yang tidak mendapat THR

“Perkembangan ekonomi Indonesia, ekspor dan impor turun, inflasi stabil, dan investasi langsung tumbuh 8% di kuartal I-2020. Sehingga perkiraan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2020 masih kisaran 4,5%-4,7%,” kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR Kemarin, Senin(4/5).

Sayangnya, data Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini, Selasa (5/5) menunjukkan realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2020 hanya mencapai 2,97%.

Pencapaian tersebut anjlok bila dibandingkan dengan realisasi di kuartal I-2019 di level 5,07%.

Baca Juga: Didi Kempot meninggal, ini kenangan Ketua NU Said Aqil dan Menkeu Sri Mulyani

Sebelumnya, Sri Mulyani bilang dampak Covid-19 menjadi pukulan berat bagi perekonomian Indonesia, khususnya pada rentang akhir Februari sampai Maret 2020. Menurutnya, pandemi belum begitu terasa pada Januari-awal Februari 2020.

SELANJUTNYA>>>




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×