kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Prabowo Sebut Industri Pertahanan Nasional Mulai Bangkit


Jumat, 10 Juli 2026 / 15:50 WIB
Prabowo Sebut Industri Pertahanan Nasional Mulai Bangkit
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (TV Parlemen/dok)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengklaim industri pertahanan nasional mulai bangkit setelah pemerintah menghentikan rencana penjualan sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) strategis di sektor tersebut.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah menargetkan menutup 800 BUMN yang tidak efisien hingga akhir 2026. Saat ini, pemerintah telah menutup 240 BUMN dan jumlahnya ditargetkan bertambah menjadi 250 pada akhir Juli. Menurutnya, penataan tersebut telah menghasilkan penghematan hampir Rp70 triliun dari biaya direksi dan overhead.

Prabowo mengatakan sebelumnya terdapat sejumlah perusahaan strategis yang direncanakan untuk dijual kepada pihak asing. Namun, pemerintah memutuskan mempertahankan perusahaan-perusahaan tersebut dan berupaya mengembangkannya.

Baca Juga: Prabowo Minta Kepala Daerah Awasi Dapur MBG, Akui Ada yang Nyusup Jadi Maling

"Banyak sekali perusahaan yang seolah-olah tadinya mau dijual, tadinya mau dijual ke asing saya larang. Tadinya industri pertahanan mau dijual. PT PAL mau dijual, PT Pindad mau dijual, PTDI dibunuh mau dijual. Kita bangkitkan sekarang kita akan bangkitkan semua perusahaan-perusahaan itu," ujar Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama empat bendungan lainnya, mengutip dari youtube Sekertariat Presiden, Jumat (10/7).

Ia menambahkan kemampuan industri pertahanan dalam negeri mulai meningkat. Menurutnya, PT Penataran Angkatan Laut (PAL) kini telah mampu memproduksi kapal perang hingga kapal selam, sementara PT Pindad juga memperoleh kontrak dari Arab Saudi untuk memproduksi senapan dan senapan mesin bagi militer negara tersebut.

Selain itu, Prabowo juga menyinggung prestasi prajurit TNI dalam berbagai kompetisi menembak internasional. Ia menilai capaian tersebut menunjukkan kualitas sumber daya manusia Indonesia mampu bersaing apabila didukung perlengkapan, pelatihan, dan kepemimpinan yang memadai.

"Artinya prajurit Indonesia dikasih perlengkapan yang tepat, makan yang nggak dikorupsi, dikasih komandan yang baik, dikasih peluru yang cukup latihan, dia juara. Juara antara tentara terbaik di dunia," katanya.

Baca Juga: Jadi Pemungut Pajak Layanan Premium, Strava Sebut Tak Ada Kenaikan Biaya Langganan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×