kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.845   -45,00   -0,25%
  • IDX 6.337   35,43   0,56%
  • KOMPAS100 829   6,30   0,77%
  • LQ45 632   4,70   0,75%
  • ISSI 219   2,04   0,94%
  • IDX30 353   2,32   0,66%
  • IDXHIDIV20 429   1,61   0,38%
  • IDX80 95   0,70   0,74%
  • IDXV30 118   0,79   0,67%
  • IDXQ30 112   0,56   0,50%

Prabowo Klaim Penghasilan Ojol Naik Signifikan, Ada yang Tembus 3 Kali Lipat


Jumat, 14 Agustus 2026 / 13:04 WIB
Prabowo Klaim Penghasilan Ojol Naik Signifikan, Ada yang Tembus 3 Kali Lipat
ILUSTRASI. Presiden Prabowo mengklaim banyak ojol mengalami kenaikan penghasilan setelah pemerintah mendorong pembagian hasil yang lebih adilnas (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengklaim banyak pengemudi ojek online (ojol) mengalami kenaikan penghasilan setelah pemerintah mendorong pembagian hasil yang lebih adil antara pengemudi dan aplikator.

Prabowo mengatakan, sebelumnya pengemudi ojol mendapatkan sekitar 80% dari hasil pekerjaannya, sementara 20% menjadi bagian aplikator. Melalui rekomendasi pemerintah, porsi yang diterima pengemudi kini disebut meningkat menjadi 92%.

“Kita juga telah mengatur pembagian hasil yang lebih adil bagi pengemudi-pengemudi ojek online dan aplikator. Tadinya pengemudi ojol hanya dapat 80% dari upaya kerja mereka karena aplikator minta 20%,” ujar Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Komeng Soroti Pelaksanaan MBG: Program Bagus, Cuma yang Kerja Tidak Benar

Prabowo menyebut, pemerintah menggunakan istilah rekomendasi dalam kebijakan tersebut, meski ia mengakui terdapat unsur intervensi pemerintah.

“Para pengemudi sekarang mendapatkan 92% dari jerih payah mereka. Dan banyak pengemudi melaporkan penghasilan mereka naik signifikan, ada yang naik dua kali, bahkan ada yang mengatakan dia naik tiga kali,” katanya. 

Diketahui, saat ini pemerintah juga tengah menggodok peraturan presiden (perpres) terkait ojek daring (ojol) dan kurir online. 

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjelaskan, perpres tersebut tengah dalam tahap finalisasi dan ditargetkan rampung sebelum Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia. 

Pemerintah, kata dia, tengah maraton membahas norma perpres secara saksama agar tidak terjadi keliru tafsir dalam penerapannya nanti.

"Kita memfinalisasi, kata demi kata kita finalisasi supaya tidak menimbulkan salah penafsiran. (Contohnya, itu mengatur juga mengenai hantaran barang dan dokumen, itu juga dibahas supaya tidak menimbulkan multipenafsiran," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×