Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menghimbau kepada menteri dan kepala badan untuk tak membuat acara open house terlalu mewah pada periode lebaran 2026.
Hal itu disampaikan Presiden langsung dalam memimpin sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
"Kita juga saya kira harus bikin contoh, open house jangan terlalu mewah. Ada saudara kita di daerah bencana, siswa kita di sana. Kita kasih contoh ke rakyat," kata Prabowo.
Namun begitu, Prabowo meminta agar open house dilakukan secara sederhana bukan tidak diadakan sama sekali.
Baca Juga: Presiden Prabowo Akan Lakukan Penghematan Demi Jaga Defisit APBN di Bawah 3% dari PDB
Menurutnya, hal ini juga dilakukan agar perekonomian di tanah air tetap bergerak di tengah ketidakpastian kondisi global.
"Jangan juga total tutup semua acara. Kalau tidak ekonomi kita tidak jalan, jadi warung catering, ekonomi kita harus berjalan," ungkap Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa saat ini kondisi ekonomi cukup baik. Pemerintah juga menyiapkan beberapa langkah strategis dalam mengantisipasi dampak konflik di Timur Tengah.
Baca Juga: Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Lebaran Secara Mewah
Dalam kesempatan itu, Kepala Negara turut menyayangkan ada beberapa pengamat yang justru menyebarkan ketakutan bahwa kondisi ekonomi di tanah air sedang mengkhawatirkan.
Namun begitu, Prabowo meyakini bahwa masyarakat saat ini sudah pandai menilai upaya yang dilakukan oleh pemerintah.
"Saya kira rakyat kita akan pandai melihat, yang penting kita beri bukti pada rakyat, itu yang paling penting," ungkap Presiden.
Baca Juga: Prabowo Pastikan Proses Mudik Lebaran 2026 Berjalan dengan Lancar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













