kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   -50.000   -1,73%
  • USD/IDR 16.995   46,00   0,27%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Prabowo Bakal Umumkan Stimulus Kuartal IV Usai Pulang dari Mesir


Senin, 13 Oktober 2025 / 19:14 WIB
Prabowo Bakal Umumkan Stimulus Kuartal IV Usai Pulang dari Mesir
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers di sela Pertemuan Komite Negosiasi ASEAN DEFA ke-14 di Jakarta, Selasa (7/10/2025). Pemerintah akan mengucurkan stimulus tambahan pada kuartal IV-2025 guna meningkatkan daya beli masyarakat.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah akan mengucurkan stimulus tambahan pada kuartal IV-2025 guna meningkatkan daya beli masyarakat.

Hanya saja, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto belum membocorkan bentuk stimulus yang akan diberikan.

Ia hanya menegaskan, stimulus tersebut akan disampaikan Presiden Prabowo Subianto usai kunjungannya di Mesir.

Baca Juga: Stimulus Deras, Pertumbuhan Ekonomi Masih Terbatas

"Kita tunggu sesudah bapak Presiden kembali," kata Airlangga kepada awak media di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Sebelumnya, Airlangga mengumumkan rencananya menggelontorkan stimulus tambahan pada kuartal IV-2025.

Airlangga menyebut, langkah ini sesuai arahan Prabowo agar bantalan ekonomi menjangkau lebih luas, termasuk hingga masyarakat di desil keempat.

Nantinya, tambahan stimulus tersebut akan menjangkau lebih dari 30 juta keluarga penerima manfaat dan pekerja.

Baca Juga: Dorong Ekonomi Tumbuh 5,5%, Pemerintah Akan Kucurkan Stimulus Lagi pada Kuartal IV

"Pemerintah akan memberikan stimulus tambahan (penebalan) di kuartal keempat. Arahan Bapak Presiden bahwa bantalan stimulus tambahan itu untuk menjangkau hingga desil keempat atau lebih dari 30 juta keluarga penerima manfaat, plus pekerja," kata Airlangga, Rabu (1/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×