kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   -50.000   -1,72%
  • USD/IDR 17.110   58,00   0,34%
  • IDX 7.308   28,38   0,39%
  • KOMPAS100 1.009   3,07   0,31%
  • LQ45 734   0,28   0,04%
  • ISSI 264   3,48   1,33%
  • IDX30 393   -5,78   -1,45%
  • IDXHIDIV20 480   -6,76   -1,39%
  • IDX80 114   0,27   0,24%
  • IDXV30 133   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 127   -1,85   -1,43%

Prabowo Akan Tutup 13 PLTD, Bisa Hemat 200.000 Barel BBM Per Hari


Kamis, 09 April 2026 / 14:56 WIB
Prabowo Akan Tutup 13 PLTD, Bisa Hemat 200.000 Barel BBM Per Hari
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (Seskab RI/dok)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menargetkan penutupan 13 pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) sebagai bagian dari program transisi energi. 

Prabowo memproyeksikan penutupan PLTD ini mampu menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) hingga 200.000 barel per hari. 

Kata Prabowo, langkah ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada energi berbasis fosil, khususnya penggunaan diesel dalam pembangkit listrik.

“Nanti tidak boleh ada lagi pembangkit listrik menggunakan diesel, menggunakan solar,” ujar Prabowo dalam meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik PT Vektor Sakti Industris di Magelang, Jawa Tengah, dipantau secara daring, Kamis (9/4/2026). 

Baca Juga: Jusuf Kalla Usul Kurangi Subsidi BBM, Gibran Tegaskan Ikuti Arahan Prabowo

Prabowo mengatakan, pemerintah telah memutuskan untuk menutup 13 PLTD milik PT PLN (Persero) dalam waktu dekat. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi konsumsi energi nasional.

“Dengan itu kita akan tutup 13 pembangkit listrik tenaga diesel di PLN. Dari menutup itu kita akan menghemat 200.000 barel sehari,” katanya.

Menurut Prabowo, penghematan tersebut menjadi langkah penting mengingat Indonesia masih mengimpor sekitar 1 juta barel BBM per hari untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Kita masih perlu impor sekarang ini 1 juta barel sehari. Dengan kita tutup PLTD kita menghemat langsung 20%,” ujarnya.

Selain penutupan PLTD, pemerintah juga tengah mendorong percepatan program elektrifikasi nasional, termasuk pembangunan kapasitas listrik hingga 100 gigawatt dalam beberapa tahun ke depan.

Prabowo menilai langkah tersebut akan semakin memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi beban impor BBM secara signifikan.

Ia bahkan optimistis dalam dua tahun hingga tiga tahun ke depan Indonesia dapat mengurangi secara drastis, bahkan menghentikan ketergantungan pada impor BBM.

“Dengan nanti 100 gigawatt, kita juga akan menghemat sangat besar,” ucapnya.

Baca Juga: Prabowo Targetkan Indonesia Produksi Massal Sedan Listrik Mulai 2028

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×