kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.178   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

PPP dukung presiden rombak kabinet


Senin, 20 April 2015 / 23:00 WIB
ILUSTRASI. Indeks harga saham gabungan atau IHSG melemah di akhir perdagangan Rabu (8/11) ke level 6.804


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

AMBON. Ketua Umum PPP hasil Muktamar Surabaya, Romahurmuziy, mendukung wacana agar Presiden Joko Widodo merombak kabinetnya yang dianggap berkinerja buruk. Menurut dia, tidak ada salahnya Presiden melakukan reshuffle terhadap menteri yang kinerjanya dinilai tidak maksimal. 

"Apabila ada menteri yang kinerjanya di bawah standar dan tidak mampu menerjemahkan Nawacita secara maksimal, tidak ada salahnya Presiden melakukan evaluasi menyeluruh," ungkap pria yang biasa disapa Romy itu di Ambon, Senin (20/4). 

Reshuffle, lanjutnya, merupakan hak Presiden karena hal itu telah diatur dalam undang-undang. Menurut dia, terkait masalah itu, PPP bersama partai koalisi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) hanya mampu memberikan bahan evaluasi kepada Presiden terkait kinerja kabinet. 

"Reshuffle adalah sepenuhnya hak Presiden karena itu diatur dalam undang-undang kita dan partai yang ada dalam KIH hanya memberikan bahan evaluasi saja. Namun, menteri siapa saja yang akan diganti itu menjadi kewenangan Presiden," ujarnya. 

Adapun soal menteri yang berasal dari PPP, lanjutnya, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, sejauh ini sangat baik. Bahkan, Romy mengklaim bahwa menteri asal PPP yang ada di kabinet saat ini merupakan menteri dengan kinerja yang baik.

"Menteri yang berasal dari PPP dari hasil evaluasi kami jelas menyatakan beliau merupakan salah satu dari tiga menteri yang juga dinilai publik baik," ujarnya. (Rahmat Rahman Patty)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×