CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

PPKM Darurat menekan kinerja impor selama Juli 2021


Rabu, 18 Agustus 2021 / 19:52 WIB
ILUSTRASI. Suasana aktivitas bongkar muatan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (15/6/2021). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Faisal pun melihat, kondisi tersebut masih akan terjadi setidaknya pada kuartal III-2021. Pasalnya, selain melemahkan permintaan domestik, pembatasan aktivitas juga melemahkan kinerja investasi yang berhubungan dengan impor bahan baku dan barang modal. 

Di satu sisi, harga komoditas masih akan meningkat dan pemulihan ekonomi global masih akan berlanjut sehingga ini akan mendorong lebih tingginya kinerja ekspor. Makanya, ia yakin surplus neraca perdagangan yang tinggi masih akan terjadi selama beberapa saat ke depan. 

Ia kemudian memprediksi, pembatasan kegiatan ini akan bisa direlaksasi pada akhir kuartal III-2021 sehingga, bisa menjadi kabar baik bagi kekuatan permintaan masyarakat di level tertentu. 

Seiring meningkatnya permintaan, maka roda perekonomian akan kembali berputar, sehingga impor juga akan meningkat, dan akan mengurangi surplus neraca perdagangan hingga akhir tahun 2021. 

Sayangnya, dengan pola tersebut, pemulihan ekonomi di paruh kedua tahun ini nampaknya akan lebih lambat dari prediksi semula. 

Selanjutnya: BPS mencatat kinerja impor Indonesia pada bulan Juli 2021 turun 12,22% mom

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×