kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Cadangan devisa RI bulan Maret 2021 turun menjadi US$ 137,1 miliar


Rabu, 07 April 2021 / 11:46 WIB
ILUSTRASI. Posisi cadangan devisa tergerus di bulan Maret 2021, ini respons BI


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Maret 2021 tercatat sebesar US$ 137,1 miliar. Meski tetap tinggi namun, posisi tersebut menurun dibandingkan dengan posisi pada akhir Februari 2021 sebesar US$ 138,8 miliar.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono mengatakan, penurunan posisi cadangan devisa pada Maret 2021, dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah sesuai pola jatuh tempo pembayarannya.

"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi," jelas Erwin dalam siaran pers pada Rabu (7/4).

Baca Juga: Ekonom Bank Mandiri prediksi cadangan devisa Maret 2021 menyusut hingga US$ 2 miliar

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 10,1 bulan impor atau 9,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Lebih lanjut, Erwin menyebut, Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Selanjutnya: Ekonom Bank Permata memprediksi cadangan devisa Maret 2021 turun hingga US$ 2 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×