kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Porsi Pendapatan Konsumen yang Digunakan untuk Konsumsi Meningkat di Akhir 2021


Senin, 10 Januari 2022 / 12:46 WIB
ILUSTRASI. Warga belanja kebutuhan pokok di sebuah ritel pusat perbelanjaan di Jakarta, Selasa (22/6/2021). Porsi Pendapatan Konsumen yang Digunakan untuk Konsumsi Meningkat di Akhir 2021.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Rata-rata proporsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi atau average propensity to consume ratio nampak meningkat pada bulan Desember 2021. 

Bank Indonesia (BI) mencatat, average propensity to consume ratio pada bulan laporan sebesar 76,2%, atau naik tipis dari 76,1% pada bulan November 2021. 

“Berdasarkan kelompok pengeluaran, rata-rata porsi konsumsi terhadap pendapatan tercatat meningkat pada mayoritas kategori pengeluaran,” tulis Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam laporannya, Senin (10/1). 

Erwin memerinci, peningkatan terutama terlihat pada responden dengan tingkat pengeluaran di kisaran Rp 3,1 juta hingga Rp 4 juta per bulan. 

Baca Juga: Meski Menurun, Konsumen Masih Yakin Akan Kondisi Ekonomi ke Depan

Rata-rata rasio pembayaran cicilan/utang (debt to income ratio) juga tercatat meningkat pada Desember 2021, yaitu tercatat 9,7% atau meningkat dari 9,3% pada bulan sebelumnya. 

Sebaliknya, proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) tercatat 14,1% pada Desember 2021, atau turun dari 14,6% pada bulan November 2021. 

Porsi tabungan terhadap pendapatan menurun pada mayoritas kategori pengeluaran, terutama pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp 4,1 juta hingga Rp 5 juta per bulan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×