kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.821   -79,00   -0,47%
  • IDX 7.987   51,32   0,65%
  • KOMPAS100 1.126   9,01   0,81%
  • LQ45 817   1,49   0,18%
  • ISSI 283   4,81   1,73%
  • IDX30 425   -1,30   -0,30%
  • IDXHIDIV20 511   -4,10   -0,80%
  • IDX80 126   0,70   0,56%
  • IDXV30 139   -0,21   -0,15%
  • IDXQ30 138   -0,78   -0,56%

Polri perkuat bidang keamanan sambut 2018


Jumat, 29 Desember 2017 / 16:24 WIB
Polri perkuat bidang keamanan sambut 2018


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjelang tahun politik yang jatuh pada tahun depan Polisi Negara Republik Indonesia (Polri) akan memperkuat bidang keamanan.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, tahun depan Indonesia bersiap menghadapi 171 Pemilu di 31 provinsi. Hal tersebut sangat rentan terhadap konflik.

Seperti, adanya pengarahan dan aksi kekerasan massa yang kalah serta bentrok antar massa pendukung. "Dengan begitu Polri akan memperkuat bidang keamanan yang akan dibantu oleh tim TNI," ujarnya, Jumat (29/12)

Tito mengaku, meminta bantuan dari panglima TNI untuk mengamankan aksi Pemilu tahun depan. Prediksinya, daerah yang rawan konflik adalah Jawa Barat, Kalimantan Barat, Jawa Tengah dan Papua.

Pun di Sulawesi Selatan, Maluku dan Nusa Tenggara Timur juga sangat rawan konflik jika terdapat lebih dari satu pasangan calon. Kendati begitu, menurut analisanya konflik biasanya baru akan terjadi ketika masing-masing partai politik telah menetapkan calonnya .

Adapun diagendakan, penetapan calon Pemilu kepala daerah pada Februari 2018. "Konflik biasanya terjadi lewat isu-isu provokatif," tambah Tito.

Sehingga, pihaknya mengimbau bagi pasangan calon untuk tidak menyebarkan isu SARA sebagai bagian dari kampanye.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×