kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.062   62,00   0,34%
  • IDX 5.831   -109,85   -1,85%
  • KOMPAS100 773   -12,85   -1,64%
  • LQ45 583   -6,25   -1,06%
  • ISSI 203   -3,48   -1,69%
  • IDX30 330   -3,96   -1,19%
  • IDXHIDIV20 409   -3,48   -0,84%
  • IDX80 88   -1,29   -1,45%
  • IDXV30 112   -1,92   -1,69%
  • IDXQ30 107   -1,11   -1,03%

Polri tembak mati 55 pelaku kejahatan narkoba 2017


Jumat, 29 Desember 2017 / 13:25 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Tito Karnavian di tahun ini telah menembak mati 55 pelaku kejahatan narkoba di 2017.

Ketua Kapolri Tito Karnavian menyampaikan, 55 pelaku itu terdiri dari 46 Warga Negara Indonesia dan 9 Warga Negara Asing yang tersebar di 7 wilayah yakni, Sumatra Utara, Lampung, Jawa Timur, dan Riau. "Penindakan tegas itu (tembak mati) diambil karena pelaku ada yang melawan," ungkapnya dalam papar kinerja tahunan Polri, Jumat (29/12).

Tito pun merinci di tahun ini, mayoritas jumlah kasus dan tersangka di kejahatan narkoba cenderung menurun 5%-6%. Berdasarkan laporan, jumlah kasus menurun 5% dari 47.767 menjadi 45.257 kasus di 2016.

Sementara tersangka juga turun 6% dari 60.387 menjadi 56.791 di tahun lalu. Kendati demikian, jumlah barang bukti yang berhasil disita cenderung berbanding terbalik.

Kapolri mencatat, barang bukti untuk jenis ganja meningkat hingga 1.300% dari tahu lalu 11 ton menjadi 150 ton tahun ini. Begitu juga untuk jenis ekstasi dan sabu yang masing-masing melonjak 142% dan 55%.

"Untuk ekstasi tahun ini kami sudah sita hampir 2,69 juta butik dan 2,55 ton shabu," tutup Tito. Sekadar tahu saja, salah satu kasus narkoba terbesar di tahun ini adalah pengungkapan shabu satu ton di Serang, Banten Juli lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×