kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Polisi kejar rekan pelaku bom Cirebon


Senin, 18 April 2011 / 16:41 WIB
ILUSTRASI. Bank Indonesia's logo is seen at Bank Indonesia headquarters in Jakarta, Indonesia, January 17, 2019. REUTERS/Willy Kurniawan


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Polisi memastikan Muhammad Syarif adalah pelaku bom bunuh diri di Mesjid Adz-Dzikro di Markas Polisi Polresta Cirebon. Saat ini, polisi masih mengejar pelaku yang terlibat dalam bom yang meledak saat shalat Jumat (15/4) lalu tersebut.

Juru bicara Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Anton Bachrul Alam mengatakan, kepastian Syarif sebagai pelaku bom bunuh diri ini diketahui dari hasil pencocokan DNA dengan keluarganya. Namun, dia mengatakan, polisi sedang mencari tersangka lainnya. "Tidak sendiri. Masak sendiri," katanya, Senin (18/4).

Polisi tengah mencari rekan-rekan Syarif. Tujuannya, untuk mengungkap motif bom bunuh diri tersebut. Sejauh ini, polisi telah memeriksa 30 orang saksi termasuk istri, orang tua, serta adik pelaku.

Sempat beredar jika Syarif pernah belajar di Pesantren Al- Mukmin, Ngruki, Solo selama sembilan tahun. Cuma, Anton belum bisa memastikan kebenaran kabar tersebut. "Anggota kami sedang mendalaminya. Kita tunggu saja," tandasnya.

Berdasarkan penyelidikan polisi, bom yang diledakkan Syarif merupakan bom rakitan sendiri. Bom tersebut berisi paku, mur, dan baut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×