kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

17 orang terluka dalam ledakan di Cirebon


Jumat, 15 April 2011 / 18:44 WIB
ILUSTRASI. OPPO Indonesia secara resmi memperkenalkan warna baru A92, Aurora Purple. Kini, OPPO A92 seluruh varian warna dapat diperoleh dengan harga Rp3.999 juta rupiah.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Ledakan bom yang terjadi di Mesjid Attaqwa, Cirebon, melukai 17 orang. Salah satunya adalah Kapolres Cirebon AKBP Heru Koco.

Pelaku bom bunuh diri tersebut juga melukai Kasubag SDM, Kasatlantas Polres Cirebon dan dua anggota Provost dan dua pegawai negeri sipil serta ulama dan anggota masyarakat. "Kami menyesalkan dan tidak berharap ada kejadian seperti ini lagi," kata Juru Bicara Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Anton Bachrul Alam, Jumat (15/4).

Satu korban jiwa dalam peristiwa peledakan ini. Korbannya diduga adalah pelaku bom bunuh diri tersebut. "Dalam ledakan itu, yang bersangkutan tewas," tutur Anton.

Jasad pelaku pengeboman, saat ini berada di RS Bhayangkara. Meski demikian, penyidik belum menemukan identitas pelaku.

Hingga kini, Kepolisian belum juga dapat mengetahui pelaku merupakan bagian dari kelompok mana. Tim penyidik Polresta Cirebon masih melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP). "Belum diketahui kelompok ini. Masjid memang tidak sampai ke sana, perlu dipelajari lagi. Siapapun bisa shalat di situ," lanjut Anton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×