kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Ada bom di Cirebon, Menkopolhukam kumpulkan pejabat tinggi


Jumat, 15 April 2011 / 15:48 WIB
ILUSTRASI. Mobil Tesla seri X


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Adanya pengeboman di masjid komplek Polres Cirebon, Jawa Barat, memaksa Menteri Koordinasi bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto mengumpulkan sejumlah petinggi negara.

Berdasarkan pantuan KONTAN, seluruh pejabat tinggi sudah tampak di kantor Menkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Kementrian politik hukum dan Keamanan di jalan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Sebut saja, Kepala Badan Nasional Penangulangan Teroris (BNPT) Komjen Ansyat Embay, datang sekira pukul 14.30 WIB, tak lama kemudian disusul dengan kedatangan Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Kepala Badan Intelijen Negara Jendral Purnawirawan Sutanto, serta Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.

Sampai saat ini, rapat koordinasi masih berlangsung. Rencananya, seusai melakukan rapat bakal diadakan jumpa pers.

Sebelumnya pelaku bom melakukan aksi meledakkan bom pukul 12.20, menjelang solat jumat di masjid komplek Polres Cirebon. Puluhan orang dari kalangan polisi, ulama, dan masyarakat, menderita luka dan dilarikan ke RS Bhayangkara. Sedangkan pelaku pengeboman diketahui tewas dengan kondisi tubuh hancur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×