kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.893   23,00   0,14%
  • IDX 8.885   -0,10   0,00%
  • KOMPAS100 1.232   5,72   0,47%
  • LQ45 874   7,20   0,83%
  • ISSI 324   0,25   0,08%
  • IDX30 446   5,56   1,26%
  • IDXHIDIV20 530   9,50   1,83%
  • IDX80 137   0,76   0,56%
  • IDXV30 146   2,23   1,55%
  • IDXQ30 143   1,91   1,35%

Polisi Gulung Pembuat dan Pengedar Uang Palsu


Selasa, 12 Mei 2009 / 08:57 WIB
Polisi Gulung Pembuat dan Pengedar Uang Palsu


Reporter: Diade Riva Nugrahani |

JAKARTA. Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri) berhasil menggulung komplotan pembuat dan pengedar uang palsu berdenominasi rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS). Polisi menahan lima tersangka, salah satu di antaranya anggota TNI Angkatan Laut, sekaligus menyita duit palsu dalam pecahan Rp 100.000 senilai total Rp 139 juta.

Sukses tersebut berawal dari penangkapan Kartika, seorang pengedar duit palsu di Jalan Raya UKI-Cawang pada 29 April 2009 lalu. Dari tangan Kartika, polisi menyita uang palsu sebesar Rp 29 juta. Dari situ, "Kami menangkap empat tersangka lainnya, yakni Husni, Heru, Heri, dan Marsudi," kata Direktur Ekonomi dan Khusus Mabes Polri Brigjen Edmon Ilyas di Jakarta kemarin, (11/5).

Saat ini, Mabes Polri tengah memburu dua tersangka lain. Selain duit palsu, polisi juga menyita sejumlah alat pembuat duit abal-abal, di antaranya komputer, mesin press embos, printer, meja sablon, lampu ultra violet, bendel kertas bergambar benang pengaman dan tanda air.

Tidak semua uang palsu yang disita polisi dalam bentuk rupiah. Edmon bilang, ada juga yang berbentuk dolar AS. Tapi, belum utuh alias baru jadi separuh. Dia juga memastikan, tidak ada keterlibatan orang dalam Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (Perum Peruri). "Mereka mendapatkan sendiri alat-alat pembuatnya," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×