kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Polisi duga pencuri dinamit adalah bajing luncat


Senin, 01 Juli 2013 / 16:20 WIB
Polisi duga pencuri dinamit adalah bajing luncat
ILUSTRASI. Ilustrasi harga emas siang ini, Senin (24/1/2022), produksi Antam dan UBS di Pegadaian di sini. ANTARA FOTO/FB Anggoro/foc.


Reporter: Noverius Laoli |

JAKARTA. Kepolisian menduga, pencuri dinamit sebesar 50 kilogram (Kg) yang hilang dalam perjalanan dari Subang ke Bogor adalah kelompok rampok bajing loncat dan bukan kelompok teroris. Kesimpulan tersebut diperoleh dari hasil penyelidikan sementara kepolisian.

"Jelas dalam investigasi kami, ada kemungkinan pelaku pencurian itu adalah bajing loncat. Pada saat kendaraan pelan-pelan, barang diambil. Mungkin dianggap barang-barang berharga," tutur Sutraman, Senin (1/7).

Menurutnya, hilangnya dinamit tersebut akibat kelalaian yang membawa bahan peledak. Pasalnya, kepolisian tidak mampu menjaga secara keseluruhan, bahkan ketika ada pengawalan saja, kadang-kadang masih ada kecolongan. Karena itu, seharusnya pihak yang membawa dinamit, meminta pengawalan yang lebih ketat dan pasukan yang banyak.

Karena itu, Sutarman bilang, kejadian hilangnya dinamit itu menjadi bahan evaluasi bagi kepolisian agar persoalan serupa tidak lagi terjadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×