kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

PKS enggan tanggapi pengaduan Yusuf Supendi


Kamis, 17 Maret 2011 / 16:24 WIB
ILUSTRASI. Warga berjalan menggunakan payung saat turun hujan di Jakarta, Jumat (10/1/2020).


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq enggan menanggapi pengaduan yang disampaikan mantan Ketua Dewan Syuro PKS Yusuf Supendi. Dia mengaku masih mempelajari pengaduan tersebut.

Lutfhi yang juga merupakan anggota Komisi I DPR mengatakan, pengaduan tersebut sebaiknya tidak dibesar-besarkan karena informasinya belum tentu benar. Jika PKS sudah mendapatkan bukti, dia baru akan berkomentar. "Jadi kami tidak mau berspekulasi dan berkomentar lebih jauh lagi," katanya, Kamis (17/3).

Sebelumnya, Yusuf Supendi mengadukan Wakil Ketua DPR dari fraksi PKS Anis Matta ke Badan Kehormatan DPR atas tuduhan penggelapan dana Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta sebesar Rp 10 miliar.

Selain itu, Yusuf mengadukan adanya ancaman pembunuhan dan teror melalui pesan pendek. Dia melaporkan Lutfhi Hasan Ishaaq dan Hilmi Aminudin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×