Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Hasan Afandi menyampaikan, terdapat dua jemaah haji Indonesia yang wafat di Madinah pada hari ke-12 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah atau 2026.
"Innalillahi wa innailaihi raji'un. Terdapat dua jemaah haji Indonesia yang wafat di Madinah atas nama Siti Sri Rahayu Sanusi (65) dari SOC 12 asal Kabupaten Pekalongan dan Endar Jaya Purwadi (62) dari BPN 01 asal Kota Samarinda," ujar Hasan dalam konferensi pers, Sabtu (2/5/2026).
Baca Juga: Industri Rokok Padat Karya Tertekan, Wacana Kebijakan Baru Picu Kekhawatiran PHK
"Sehingga saat ini total jemaah wafat sebanyak tujuh orang. Semoga almarhum dan almarhumah husnul khatimah," sambungnya.
Sementara itu, terdapat 39 jemaah haji yang masih dirawat di Arab Saudi dan 5.576 jemaah menjalani pengobatan rawat jalan.
"Hingga saat ini, jumlah jemaah yang masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi sebanyak 39 orang. Sebanyak 5.576 jemaah berobat rawat jalan dan 105 jemaah yang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia," jelasnya.
Hasan menyampaikan, secara umum kondisi jemaah terpantau dan terus mendapatkan layanan medis, baik di kloter, sektor, maupun fasilitas kesehatan rujukan.
"Pemerintah juga memastikan kesiapan layanan kesehatan di seluruh titik layanan," jelasnya.
Baca Juga: Oesman Sapta Minta Legislator Hanura Berani dan Fokus Perjuangkan Kepentingan Daerah
Berdasarkan data yang diperoleh Kemenhaj hingga Jumat (1/5/2026), sebanyak 175 kloter dengan 68.082 jemaah haji dan 697 petugas kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
"Jemaah yang telah tiba di Madinah sebanyak 165 kloter dengan 64.129 jemaah dan 657 petugas kloter, dan secara bertahap pergerakan jemaah menuju Mekkah terus berlangsung," jelasnya.
Sementara itu, jemaah yang telah tiba di Mekkah sebanyak 19 kloter dengan jumlah 7.387 jemaah dan 76 petugas kloter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













