Reporter: Siti Masitoh | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID – MADINAH. Kementerian Haji Republik Indonesia melaporkan jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci pada musim haji 2026 mencapai tujuh orang hingga Jumat (1/5/2026).
Jumlah tersebut bertambah setelah dua jemaah dilaporkan meninggal dunia di Madinah.
Baca Juga: Satgas Bergerak, 42 Jemaah Haji Ilegal Dicegah Terbang
Kepala Biro Humas Kementerian Haji RI Hasan Afandi menyampaikan, dua jemaah yang wafat terbaru adalah Siti Sri Rahayu Sanusi (65), asal Kabupaten Pekalongan yang tergabung dalam kloter SOC 12, serta Endar Jaya Purwadi (62), asal Kota Samarinda dari kloter BPN 01.
“Kami menyampaikan kabar duka. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Terdapat dua jemaah haji Indonesia yang wafat di Madinah. Semoga almarhum dan almarhumah husnul khatimah,” ujar Hasan dalam konferensi pers, Sabtu (2/5/2026).
Dari sisi layanan kesehatan, Hasan menyebut kondisi jemaah secara umum terpantau dan terus mendapatkan layanan medis, baik di kloter, sektor, maupun fasilitas kesehatan rujukan.
Pemerintah juga memastikan kesiapan layanan kesehatan di seluruh titik layanan. Secara kumulatif, tercatat sebanyak 5.576 jemaah menjalani rawat jalan, 105 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 125 jemaah dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi.
Baca Juga: Bayar Dam Haji Wajib Lewat Adahi, Kemenhaj: Jangan Lewat Jalur Tidak Resmi
Sementara itu, proses keberangkatan jemaah dari Tanah Air ke Arab Saudi terus berlangsung. Hingga Jumat (1/5/2026), sebanyak 175 kloter dengan total 68.082 jemaah serta 697 petugas telah diberangkatkan.
Dari jumlah tersebut, 165 kloter atau sebanyak 64.129 jemaah dan 657 petugas telah tiba di Madinah.
Pergerakan jemaah menuju Makkah juga berlangsung secara bertahap. Hingga saat ini, sebanyak 19 kloter dengan 7.382 jemaah dan 76 petugas telah tiba di Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah umrah wajib serta persiapan menuju puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
“Seluruh proses pergerakan jemaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan selama perjalanan,” tutup Hasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













