kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

PKS: Tak etis DPR panggil Susno


Rabu, 09 Maret 2011 / 21:26 WIB
ILUSTRASI. Poster film Toko Barang Mantan


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Kamis esok Panja Pajak DPR RI berencana akan memanggil beberapa mantan pejabat Polri untuk dimintai keterangan. Tapi Anggota Panitia Kerja Pajak Komisi III, Nasir Djamil, tidak yakin jika Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji akan hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Panja mafia Hukum dan Pajak.

Pasalnya, Susno masih bermasalah dalam proses hukum. "Kayaknya enggak, Susno kan itu masih proses hukum. Jadi tidak etis Komisi III DPR mengundang dia yang masih dalam proses hukum. Nanti seolah-olah Komisi III melindungi Susno," ujar Nasir di Gedung DPR Nusantara III, Rabu (9/3).

Sementara dua mantan Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Brigjen Edmon Ilyas, dan Brigjen Raja Erizman, menurut Nasir memang direncanakan untuk hadir.

Bukan hanya itu, Ketua DPP PKS itu pun mengakui jika saat ini panja memang telah mendapat temuan baru. "Temuan ini masih berupa data, belum ditindaklanjuti," imbuhnya.

Saat dikonfirmasi siapa saja pejabat tinggi polri dan pajak yang terlibat, Nasir masih bungkam. "Gini saya sudah dapat laporannya nanti akan dibeberkan di Komisi III," tambahnya.

Di sisi ain, Ketua Panitia Kerja Pajak Komisi III, Tjatur Sapto Edy, yakin bahwa semua undangan akan hadir. "Seharusnya datang kecuali ada sidang di pengadilan," ucap Tjatur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×