kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

PKS: Tak etis DPR panggil Susno


Rabu, 09 Maret 2011 / 21:26 WIB


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Kamis esok Panja Pajak DPR RI berencana akan memanggil beberapa mantan pejabat Polri untuk dimintai keterangan. Tapi Anggota Panitia Kerja Pajak Komisi III, Nasir Djamil, tidak yakin jika Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji akan hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Panja mafia Hukum dan Pajak.

Pasalnya, Susno masih bermasalah dalam proses hukum. "Kayaknya enggak, Susno kan itu masih proses hukum. Jadi tidak etis Komisi III DPR mengundang dia yang masih dalam proses hukum. Nanti seolah-olah Komisi III melindungi Susno," ujar Nasir di Gedung DPR Nusantara III, Rabu (9/3).

Sementara dua mantan Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Brigjen Edmon Ilyas, dan Brigjen Raja Erizman, menurut Nasir memang direncanakan untuk hadir.

Bukan hanya itu, Ketua DPP PKS itu pun mengakui jika saat ini panja memang telah mendapat temuan baru. "Temuan ini masih berupa data, belum ditindaklanjuti," imbuhnya.

Saat dikonfirmasi siapa saja pejabat tinggi polri dan pajak yang terlibat, Nasir masih bungkam. "Gini saya sudah dapat laporannya nanti akan dibeberkan di Komisi III," tambahnya.

Di sisi ain, Ketua Panitia Kerja Pajak Komisi III, Tjatur Sapto Edy, yakin bahwa semua undangan akan hadir. "Seharusnya datang kecuali ada sidang di pengadilan," ucap Tjatur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×