kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

PKS akan setia ke koalisi Prabowo-Hatta


Senin, 21 Juli 2014 / 10:33 WIB
ILUSTRASI. Apa itu Instagram Beta? Ini Pengertian dan Cara Mengikuti Uji Coba di Play Store


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan tetap setia dalam koalisi partai pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Apapun hasil yang disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti, PKS tak akan mengubah sikap politiknya.

Juru Bicara PKS Mardani Ali Sera mengatakan, pihaknya sangat menikmati berada dalam koalisi Merah Putih yang telah dipermanenkan beberapa waktu lalu. Koalisi tersebut dianggap memiliki keselarasan antara visi dan misi PKS dalam upaya membangun Indonesia melalui kerja sama di pemerintahan atau di parlemen.

"Kita tetap di koalisi permanen, koalisi demokrasi yang tidak transaksional. Kita punya design pembangunan yang disepakati bersama," kata Mardani, saat dihubungi, Senin (21/7).

Mardani melanjutkan, pihaknya tetap akan bertahan dalam koalisi ini meski Prabowo-Hatta nantinya dinyatakan kalah pada Pilpres 2014. Ia optimistis koalisi Merah Putih dapat terus berjuang melalui parlemen.

Lebih dari itu, kata Mardani, PKS juga akan mendukung langkah apapun yang akan ditempuh oleh Prabowo-Hatta untuk menyikapi hasil pilpres. Termasuk jika hasil tersebut akan digugat ke Mahkamah Konstitusi.

"Sikap PKS sudah menyampaikan masukan pada koalisi. Kalau Prabowo-Hatta menyepakati menempuh jalur MK, kita akan dukung," ucapnya.

Prabowo-Hatta didukung oleh Partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, PPP, PAN, dan PBB. Belakangan, koalisi tersebut dipermanenkan agar kerja sama berlanjut di parlemen. Rencananya, KPU akan mengumumkan pemenang Pilpres pada Selasa (22/7). (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×