kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Perusahaan asing saling berebut merek Habitat


Selasa, 30 Juli 2013 / 08:50 WIB
ILUSTRASI. Asap dan api membubung selama penembakan di dekat Kyiv, saat Rusia melanjutkan invasi ke Ukraina 26 Februari 2022.


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Gara-gara merek Habitat, dua perusahaan asing saling berseteru di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Safehouse Habitat (Scotland) Limited menggugat pembatalan merek Habitat milik Hot Hed International, S.A. Panama.

Safehouse tidak terima atas pendaftaran merek Habitat di bawah IDM 000335887 milik Hot Hed. "Merek tersebut memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek Safehouse Habitats milik klien kami," kata kuasa hukum Safehouse, Marta Sari, Senin (29/7).

Marta mengklaim selaku pemilik dan pemegang satu-satunya merek Safehouse Habitats di kelas 19 yakni berupa alat yang digunakan dalam industri minyak dalam bentuk bukan mesin, tapi bisa ditiup atau dapat digelembungkan dalam bentuk panel–panel yang digunakan di dalam air atau lingkungan yang sulit.

Safehouse juga menegaskan merek Safehouse Habitats merupakan merek terkenal dengan jangkauan nasional, regional, dan internasional. Mereka mengklaim merek ini menghasilkan produk terkenal karena telah dipromosikan dan diproduksi secara berkesinambungan serta terdaftar di manca negara. Nama Safehouse Habitats juga merupakan kepanjangan dari nama badan usaha penggugat, yaitu Safehouse Habitat (Scotland) Limited.

Safehouse menuding pendaftaran merek Habitat oleh Hot Hed didasari itikad tidak baik. Tujuannya untuk mendompleng ketenaran merek Safehouse Habitats yang telah terdaftar dan diakui dalam dunia international.

Selain itu, Safehouse juga menilai pendaftaran merek Habitat bertentangan dengan ketertiban umum. Berdasarkan Putusan Pengadilan Texas, tanggal 18 November 2010 yang memutuskan istilah Habitat tidak bisa berfungsi sebagai trade mark.
Donald Halasan Siahaan, kuasa hukum Hot Hed masih enggan untuk berkomentar banyak. "Nanti kami sampaikan semuanya saat agenda jawaban," ujarnya. Rencananya sidang lanjutan sengketa merek Habitat ini digelar pada Selasa (30/7).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×