kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Pertumbuhan ekspor kalah cepat dengan impor


Selasa, 01 Maret 2011 / 12:50 WIB
ILUSTRASI. Libur Natal —- Warga beraktivitas di bantaran Kanal Banjir Timur, Jakarta (25/12). Warga Jakarta melakukan joging atau sekedar mengantar anak mencari hiburan sederhana untuk mengisi liburan. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/25/12/2018


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pertumbuhan nilai impor ternyata lebih cepat ketimbang ekspor. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan nilai impor Januari lalu mencapai 32,22% dibandingkan Januari 2010. Pertumbuhan ekspor sendiri hanya 24,6%.

Nilai impor Januari lalu mencapai US$ 12,55 miliar. Bila dibandingkan dengan nilai impor Desember 2010 lalu, nilai impor susun 4,55%.

Kepala BPS Rusman Heriawan menjelaskan, impor nonmigas Januari lalu mencapai US$ 9,58 miliar. Impor ini disumbang oleh mesin dan peralatan mekanik sebesar US$ 1,72 miliar. Sementara impor migas tercatat sebesar US$ 2,97 miliar.

Adapun negara pengimpor terbesar adalah China US$ 1,82 miliar, Jepang US$ 1,38 miliar dan Singapura US$ 0,82 miliar. Sementara negara pengimpor dari ASEAN mencapai 22,42% dan Uni Eropa sebesar 8,70%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×