kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Pertumbuhan ekonomi 2014 diproyeksi 5,6%-5,7%


Selasa, 06 Mei 2014 / 15:38 WIB
ILUSTRASI. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menyiapkan sejumlah agenda bisnis di tahun 2023.. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi tahun ini belum bisa terdongkrak naik. Perlambatan masih akan terjadi, bahkan cenderung lebih melambat.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana mengatakan, pertumbuhan ekonomi tahun ini akan berada pada kisaran bawah 5,6%-5,7%. "Kalau 6% agak berat," ujarnya di Jakarta, Selasa (6/5).

Armida menjelaskan, konsumsi rumah tangga akan menjadi penolong pertumbuhan tahun ini. Investasi memang bertumbuh namun tidak akan bisa bertumbuh lebih tinggi lagi dari 5%.

Pasalnya, suku bunga atawa BI rate masih tinggi. Kinerja ekspor sendiri masih akan sulit karena tergantung dari pasar global. Apalagi ada pelarangan ekspor mineral mentah yang dalam jangka pendek membuat ekspor Indonesia merosot.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2014 sebesar 5,21%. Adapun untuk tahun ini dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 target pertumbuhan ekonomi sebesar 6%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×