kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Pertumbuhan ekonomi 2012 hanya sebesar 6,23%


Selasa, 05 Februari 2013 / 11:04 WIB
ILUSTRASI. Nama-nama pahlawan revolusi yang gugur saat pemberontakan G30S PKI. Foto: Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Jakarta. TRIBUNNEWS/HERUDIN


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2012 ternyata meleset dari target pemerintah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi 2012 hanya tumbuh sebesar 6,23%. Angka ini jauh dari target pemerintah sebesar 6,5%.

Pada kuartal IV 2012, Kepala BPS Suryamin mengatakan perekonomian Indonesia hanya tumbuh sebesar 6,11%. Pertumbuhan tertinggi terjadi di sektor pengangkutan dan komunikasi, perdagangan, hotel dan restoran serta sektor konstruksi.

Angka BPS ini memupus optimisme Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Sebelumnya, dia yakin ekonomi bisa melonjak hingga 6,5%. Catatan saja, pada 2011 lalu, ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh di kisaran 6,3%.

Kendati demikian, Agus yakin sepanjang 2012 lalu, ekonomi Indonesia tumbuh lebih baik ketimbang negara lain. "Di antara semua negara di dunia, tingkat deviasi paling kecil itu Indonesia," katanya, Senin (4/2) lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×