kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.124   10,00   0,06%
  • IDX 7.512   53,66   0,72%
  • KOMPAS100 1.039   10,21   0,99%
  • LQ45 747   0,76   0,10%
  • ISSI 272   3,18   1,18%
  • IDX30 400   -0,41   -0,10%
  • IDXHIDIV20 487   -3,59   -0,73%
  • IDX80 116   0,70   0,60%
  • IDXV30 135   -0,16   -0,12%
  • IDXQ30 128   -0,96   -0,75%

Pertemuan Menhan: Bahas Akses Pesawat Militer AS di Wilayah Udara Indonesia


Senin, 13 April 2026 / 13:54 WIB
Diperbarui Senin, 13 April 2026 / 14:00 WIB
Pertemuan Menhan: Bahas Akses Pesawat Militer AS di Wilayah Udara Indonesia
ILUSTRASI. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dijadwalkan bertemu dengan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada Senin (13/4/2026).

Salah satu agenda pertemuan antara kedua menteri pertahanan tersebut adalah membahas terkait kesepakatan untuk memberikan akses kepada pesawat militer AS ke wilayah udara Indonesia. 

Hal tersebut diungkapkan kementerian pertahanan Indonesia pada Senin (13/4/2026), menambahkan bahwa belum ada kesepakatan yang tercapai.

AS berupaya mendapatkan "akses menyeluruh" atau "blanket overnight access" bagi pesawat militer Amerika melalui wilayah udara Indonesia, demikian dilaporkan beberapa media pada hari Minggu, menambahkan bahwa Presiden Indonesia Prabowo Subianto telah menyetujui proposal tersebut.

Baca Juga: Menteri Rosan Siapkan OSS Generasi Baru Berbasis AI dan Blockchain di 2026

Menanggapi laporan tersebut, Kementerian Pertahanan menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kedua negara masih membahas "Surat Pernyataan Niat", dan bahwa hanya ada draf pendahuluan yang sedang dibahas secara internal. Draf tersebut belum final dan tidak mengikat, tambah kementerian.

Kontrol atas wilayah udara Indonesia adalah milik Indonesia, kata kementerian pertahanan, menambahkan bahwa kesepakatan dengan negara lain akan melindungi kedaulatan Indonesia dan mematuhi hukum Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×