kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.119   -6,00   -0,03%
  • IDX 6.070   32,18   0,53%
  • KOMPAS100 793   5,08   0,64%
  • LQ45 602   -0,27   -0,05%
  • ISSI 210   3,14   1,51%
  • IDX30 340   -0,24   -0,07%
  • IDXHIDIV20 422   -0,58   -0,14%
  • IDX80 91   0,52   0,58%
  • IDXV30 115   0,85   0,74%
  • IDXQ30 109   -0,11   -0,10%

Pertemuan Menhan: Bahas Akses Pesawat Militer AS di Wilayah Udara Indonesia


Senin, 13 April 2026 / 13:54 WIB
Diperbarui Senin, 13 April 2026 / 14:00 WIB
Pertemuan Menhan: Bahas Akses Pesawat Militer AS di Wilayah Udara Indonesia
ILUSTRASI. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dijadwalkan bertemu dengan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada Senin (13/4/2026).

Salah satu agenda pertemuan antara kedua menteri pertahanan tersebut adalah membahas terkait kesepakatan untuk memberikan akses kepada pesawat militer AS ke wilayah udara Indonesia. 

Hal tersebut diungkapkan kementerian pertahanan Indonesia pada Senin (13/4/2026), menambahkan bahwa belum ada kesepakatan yang tercapai.

AS berupaya mendapatkan "akses menyeluruh" atau "blanket overnight access" bagi pesawat militer Amerika melalui wilayah udara Indonesia, demikian dilaporkan beberapa media pada hari Minggu, menambahkan bahwa Presiden Indonesia Prabowo Subianto telah menyetujui proposal tersebut.

Baca Juga: Menteri Rosan Siapkan OSS Generasi Baru Berbasis AI dan Blockchain di 2026

Menanggapi laporan tersebut, Kementerian Pertahanan menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kedua negara masih membahas "Surat Pernyataan Niat", dan bahwa hanya ada draf pendahuluan yang sedang dibahas secara internal. Draf tersebut belum final dan tidak mengikat, tambah kementerian.

Kontrol atas wilayah udara Indonesia adalah milik Indonesia, kata kementerian pertahanan, menambahkan bahwa kesepakatan dengan negara lain akan melindungi kedaulatan Indonesia dan mematuhi hukum Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×