kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.542   12,00   0,07%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Permintaan Global Turun, Pertumbuhan Ekonomi Diramal Hanya 4,97% pada Kuartal I 2025


Jumat, 02 Mei 2025 / 14:02 WIB
Permintaan Global Turun, Pertumbuhan Ekonomi Diramal Hanya 4,97% pada Kuartal I 2025
ILUSTRASI. Ekonom Bank Permata Hosianna Evalita Situmorang memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 hanya mencapai 4,97% year on year (yoy), lebih rendah bila dibandingkan kuartal I 2024 yang mencapai 5,11%.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I 2025 diramal melemah atau tumbuh di bawah 5%.

Ekonom Bank Danamon Hosianna Evalita Situmorang memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 hanya mencapai 4,97% year on year (yoy), lebih rendah bila dibandingkan kuartal I 2024 yang mencapai 5,11%.

Sementara itu, secara kuartalan diperkirakan mengalami kontraksi 0,89% quarter to quarter (qtq), merosot bila dibandingkan kuartal IV 2025 yang tumbuh 0,58% qtq.

“Kontraksi  ini mencerminkan faktor musiman setelah puncak ekonomi tahun lalu,” tutur Hosianna kepada Kontan, Jumat (2/5).

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diproyeksi Hanya 4,91% di Kuartal I-2025

Hosianna menyebut, tanpa adanya pemilu, pertumbuhan ekonomi tahun ini lebih dipengaruhi faktor momentum Ramadan dan menjelang Lebaran.

Menurutnya, momentum tersebut menjadi penopang konsumsi domestik, meskipun ada perlambatan ekonomi global dari China dan ketegangan internasional. Selanjutnya, sektor komoditas seperti emas dan tembaga turut memberikan dukungan positif.

Ia membeberkan, pertumbuhan ekonomi kuartal I 2025 diperkirakan tidak mencapai 5%, lantaran adanya pelemahan permintaan global, yang kemudian berdampak pada aktivitas perekonomian dalam negeri.

Lebih lanjut, Ia memperkirakan  pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 akan berada kisaran 4,8%, lebih rendah dari target dalam asumsi APBN 2025 yang ditargetkan 5,2%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×