kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Perlu kesadaran masyarakat dan konsistensi aparat mengatasi penyebaran Covid-19


Kamis, 29 April 2021 / 08:50 WIB


Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Yudho Winarto

Salah seorang karyawan swasta di Jakarta, Nisa Maria menilai bahwa dengan adanya mutasi baru Covid-19 ini menambah kekhawatirannya, salah satunya karena mengapa pasien positif dapat bepergian ke Indonesia.

Selain itu, menurutnya dengan prosedur kesehatan yang sudah kendor selama beberapa waktu ini, maka diperlukan siaga proteksi yang sedikit lebih banyak dibanding sebelumnya. “Semacam balik ke satu tahun lalu bagaimana fearness soal Covid-19 pas baru-baru outbreak,” kata Nisa.

Walaupun begitu, meskipun ada potensi risiko penyebaran dari gelombang mudik, ia akan tetap melaksanakan mudik Lebaran, karena jarak yang cenderung lebih dekat, yaitu Jakarta-Bandung.

Baca Juga: Satgas minta pemerintah daerah waspada terhadap angka kematian akibat Covid-19

“Perjalanan yang relatif singkat, mudah-mudahan meminimalisasi kontak dengan orang lain,” katanya.

Untuk aturan dan usaha pemerintah melarang mudik ini Iqbal menilai bahwa aturan sudah jelas dan dipersulit. Yang perlu dilihat sekarang adalah bagaimana kesadaran dari warga negara untuk berkorban terlebih dahulu, dengan tidak mudik secara gotong royong.

Untuk efektivitas dari pembatasan ini ia menilai tergantung dari konsistensi aparat dan kesadaran masyarakatnya.

Ia juga menambahkan bahwa selain dari konsistensi aparat dan kesadaran masyarakat, prosedur kesehatan harus tetap digalakkan, terutama agar tidak makin bertambahnya kluster perkantoran.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×