kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.909   -48,00   -0,28%
  • IDX 8.992   -18,15   -0,20%
  • KOMPAS100 1.239   1,44   0,12%
  • LQ45 875   3,69   0,42%
  • ISSI 330   0,16   0,05%
  • IDX30 448   2,63   0,59%
  • IDXHIDIV20 528   6,59   1,26%
  • IDX80 138   0,26   0,19%
  • IDXV30 146   2,21   1,53%
  • IDXQ30 144   1,54   1,08%

Percepat Pemulihan UMKM Indonesia, Pemerintah Anggarkan Rp 6,33 Triliun


Senin, 07 Maret 2022 / 23:43 WIB
Percepat Pemulihan UMKM Indonesia, Pemerintah Anggarkan Rp 6,33 Triliun
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto 


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah terus melakukan evaluasi mingguan secara rutin guna memantau efektivitas pelaksanaan berbagai kebijakan Penanganan Covid-19 yang telah ditetapkan, serta mendorong upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pada tahun 2021 penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) meningkat 42% menjadi Rp 281,9 triliun dengan total Debitur sebanyak 7,38 juta orang dan rasio kredit macet (NPL) sebesar 0,98%.

Pada 1 Maret 2022, Komite Pembiayaan UMKM telah memutuskan untuk memperpanjang tambahan Subsidi Bunga KUR sebesar 3% selama 6 bulan, dari sebelumnya hanya sampai Juni 2022 kini diperpanjang hingga 31 Desember 2022.

“Hal ini untuk mempercepat pemulihan UMKM di Indonesia. Mengenai kebutuhan anggaran untuk perpanjangan tambahan Subsidi Bunga KUR sebesar 3% selama 6 bulan (Juli s.d. Desember 2022) sebesar Rp6,33 triliun, sehingga total kebutuhan anggarannya sebesar Rp11,97 triliun,” kata Menko Airlangga dalam keterangan tertulis, Senin (7/3).

Baca Juga: Sasar UMKM, BNI Andalkan Bisnis KUR dan Xpora

Di sisi lain, Program Bantuan Tunai – Pedagang Kali Lima, Warung, dan Nelayan (BT-PKLWN) 2022 akan memberikan bantuan Rp 600 ribu per orang untuk sekitar 2,76 juta penerima yang terdiri dari 1 juta orang PKL dan warung, serta 1,76 juta nelayan di seluruh Indonesia.

Dirinya mengatakan, penyaluran ini akan dilakukan secara tunai oleh Petugas dari TNI/POLRI, dengan lokasi di wilayah 212 Kabupaten/Kota yang menjadi prioritas Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrim Tahun 2022.

“BT-PKLWN sebagai bagian Program PEN (front-loading), diharapkan akan mulai disalurkan pada minggu kedua Maret 2022 ini, agar dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di daerah-daerah yang menjadi prioritas pengentasan kemiskinan ekstrim,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×