kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Penolakan Kian Kencang, SKB 4 Menteri Tetap Jalan


Selasa, 18 November 2008 / 14:31 WIB


Reporter: Martina Prianti

JAKARTA. Pemerintah tampak keukeuh dengan surat keputusan bersama (SKB) yang sudah diteken kendati gelombang penolakan aturan itu kian menderas.

 
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno mengatakan, pemerintah akan tetap mempertahankan penerbitan SKB yang di dalamnya berisi imbauan pemerintah pusat agar pemerintah provinsi di dalam menetapkan UMP tahun 2009 tidak melebihi besaran asumsi pertumbuhan ekonomi yang diketok 6%.
 
Untuk itu, lanjut Erman, pemerintah membuka diri dalam menerima masukan dan keluhan terhadap SKB yang diteken tanggal 22 Oktober 2008 tersebut. "Boleh saja (kalau ada yang mau mengadukan gugatan ke Mahkamah Agung). Tapi kalau ada yang tidak jelas, tolong disampaikan tidak jelasnya di mana," ujarnya, Selasa (18/11).
 
Erman mengaku, SKB empat menteri tersebut hanya ditujukan sebagai pedoman untuk pemerintah daerah. Karena itu, bila saat ini sudah ada 12 provinsi yang menetapkan batas UMP tahun 2009 di atas asumsi pertumbuhan ekonomi 6% maka pemerintah pusat tidak akan melakukan peneguran.

"Itu bukti kalau pemerintah tidak melarang," imbuhnya.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×