kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Pengusaha taksi minta BBM subsidi tidak dihapus


Rabu, 25 Desember 2013 / 15:40 WIB
ILUSTRASI. Ekonom memperkirakan cadangan devisa pada Agustus 2022 masih berpotensi turun. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Chairman of Blue Bird Group Bayu Priawan menegaskan pihaknya tak ingin Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dihapus dari Jakarta. Penghapusan BBM bersubsidi diwacanakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

"Ada wacana subsidi akan dihilangkan di daerah Jakarta, menurut saya nggak mungkin," ujar Bayu, Selasa (24/12).

Bayu berpendapat daripada Pemerintah Provinsi menghapus BBM bersubsidi di Jakarta, pihaknya lebih memilih agar harga BBM bersubsidi dinaikkan secara bertahap. "Daripada BBM bersubsidi dihilangkan, dinaikkan saja harganya secara bertahap Rp 1.000 perak, per dua bulan," ungkap Bayu.

Bayu mengingatkan, jika harga BBM dinaikkan secara bertahap, anggaran yang digunakan pemerintah harus memperbaiki sarana angkutan umum. Dalam hal ini infrastruktur jalan dan transportasi massal didorong lebih baik. "Diiringi perbaikan sarana umum publik, infrastruktur," jelas Bayu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×