kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Pengusaha Menklaim Perputaran Uang di Nataru 2025/2026 Lebih dari Rp 107,56 Triliun


Selasa, 06 Januari 2026 / 12:18 WIB
Pengusaha Menklaim Perputaran Uang di Nataru 2025/2026 Lebih dari Rp 107,56 Triliun
ILUSTRASI. Jumlah wisatawan Lawang Sewu pada libur Natal dan Tahun Baru. Kadin Indonesia memperkirakan perputaran uang Natal & Tahun Baru 2025/26 melampaui Rp107 triliun (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Dunia usaha optimistis perputaran uang selama momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) akan melampaui ekspektasi awal.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meyakini realisasi belanja masyarakat akan berada di atas proyeksi awal yang sebesar Rp 107,56 triliun.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Sarman Simanjorang menyebutkan bahwa angka tersebut didorong oleh pergerakan sekitar 119,5 juta orang atau setara dengan 29,87 juta keluarga yang melakukan mudik dan perjalanan wisata.

“Kami memprediksi perputaran uang bisa di atas Rp 107,56 triliun, mengingat pelaku usaha swasta juga jor-joran memberikan harga diskon saat belanja di akhir tahun,” ujar Sarman kepada Kontan.co.id, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: Cerita Prabowo Ajak Menteri Era Jokowi Gabung Kabinet: Kita Butuh Putra Putri Terbaik

Sarman menilai, membludaknya pengunjung di berbagai destinasi wisata favorit seperti Malioboro Yogyakarta, Malang, Bali, hingga Labuan Bajo menjadi sinyal pulihnya daya beli masyarakat. Di Jakarta, pusat keramaian seperti Ancol, Ragunan, dan TMII juga terpantau padat merayap.

Momentum positif ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan. Kadin melihat adanya peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi di awal tahun, mengingat setelah Nataru akan ada perayaan Imlek yang segera disusul oleh momen Ramadan dan Idul Fitri.

“Dengan momentum Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri, kami pelaku usaha optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 bisa mencapai 5% lebih,” tegas Sarman.

Meski demikian, pengusaha meminta pemerintah tidak tinggal diam. Kadin mendesak pemerintah untuk segera mengumumkan berbagai stimulus guna menjaga animo masyarakat dalam bepergian dan berbelanja.

Beberapa stimulus yang diharapkan antara lain diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut, hingga tarif tol. Menurut Sarman, stimulus ini akan menjadi faktor penentu bagi masyarakat dalam memutuskan rencana perjalanan mereka ke kampung halaman.

Baca Juga: Pemerintah Akan Lanjutkan Negosiasi Tarif AS Pada Pekan Depan

“Kami juga berharap agar pemerintah mengimbau pelaku usaha sektor terkait seperti mal dan pusat perbelanjaan untuk menggelar pesta diskon besar-besaran guna meningkatkan transaksi dan volume penjualan,” tambahnya.

Sarman mengakhiri dengan keyakinan penuh bahwa angka riil perputaran uang Nataru kali ini akan menjadi rekor baru yang memperkuat fundamental ekonomi nasional. 

"Kita sangat yakin bahwa nilai perputaran libur Nataru 2025/2026 melebihi dari yang kita sampaikan sebelumnya," pungkasnya.

Selanjutnya: Bandara Injourney Airports Angkut Total 10,2 Juta Penumpang di Momen Nataru

Menarik Dibaca: Kim Seon-ho dan Go Youn-jung Siap Beri Kejutan Penggemar di Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×