kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.021.000   -21.000   -0,69%
  • USD/IDR 16.974   58,00   0,34%
  • IDX 7.137   -224,90   -3,05%
  • KOMPAS100 989   -32,34   -3,17%
  • LQ45 728   -22,86   -3,04%
  • ISSI 249   -9,93   -3,83%
  • IDX30 392   -8,64   -2,16%
  • IDXHIDIV20 487   -9,80   -1,97%
  • IDX80 111   -3,58   -3,12%
  • IDXV30 132   -2,45   -1,82%
  • IDXQ30 127   -2,57   -1,99%

Cerita Prabowo Ajak Menteri Era Jokowi Gabung Kabinet: Kita Butuh Putra Putri Terbaik


Selasa, 06 Januari 2026 / 06:45 WIB
Cerita Prabowo Ajak Menteri Era Jokowi Gabung Kabinet: Kita Butuh Putra Putri Terbaik
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan mengajak banyak menteri era Jokowi kembali bergabung ke Kabinet Merah Putih. (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto buka suara terkait alasannya mengajak banyak Menteri era Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) kembali masuk ke kabinet yang dipimpinnya. 

Prabowo menyebut bahwa dalam mengelola dan mengendalikan pemerintahan besar perlu dipimpin oleh putra-putri terbaik. 

Dia mengatakan angan mengajak sebagian besar menteri Jokowi sudah tumbuh sejak dia masih menjadi Menteri Pertahanan di era itu. 

"Waktu saya masuk ruang kabinet saya sudah katakan seandainya saya menang sebagian besar kabinet itu pasti saja ajak membantu saya," kata Prabowo dalam Natal Nasional, di Jakarta, Senin (5/1/2026). 

Baca Juga: Prabowo Bantah Program MBG Diadakan agar Dirinya Terpilih Lagi di Pilpres 2029

Dan hal itu langsung dilakukan Prabowo sejak dipilih menjadi Presiden, dirinya meminta sebagian besar pembantu Jokowi untuk kembali mengabdi dan bergabung ke Kabinet Merah Putih. 

"Kenapa?  Karena memimpin, mengelola, dan mengendalikan pemerintahan untuk sebuah negara sebesar ini harus terdiri dari putra-putri terbaik. Tidak bisa, tidak bisa kita sembarangan," ungkap Prabowo. 

Kepala Negara pun mengaku bersyukur sempat menjadi bagian pemerintahan Presiden Jokowi selama lima tahun pemerintahan. 

Baca Juga: Singgung Survei Harvard, Prabowo Sebut Masyarakat Indonesia Paling Bahagia di Dunia

Menurutnya, pengalaman itu dijadikannya sebagai pembelajaran untuk masuk ke dalam kekuasaan eksekutif. 

"Bagi saya lima tahun itu adalah semacam masa magang, masa pembelajaran," tutup Prabowo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×