kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pengusaha: Jokowi presiden, industri mebel melesat


Selasa, 15 Juli 2014 / 17:36 WIB
Pengusaha: Jokowi presiden, industri mebel melesat
ILUSTRASI. Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada petugas saat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 booster kedua untuk petugas komunitas Bandara I Gusti Ngurah Rai di Badung, Bali, Jumat (3/2/2023).


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI) optimistis, jika Jokowi terpilih menjadi presiden industri mebel Indonesia berpotensi bertumbuh lebih cepat.

Soenoto, Chairman AMKRI mengatakan industri mebel berpotensi tumbuh lebih cepat. "Beliau itu kan bekas pengusaha mebel dan furniture, industri ini bisa lebih cepat tumbuhnya," ujar Soenoto pada Selasa (15/7).

AMKRI mengatakan pertumbuhan ekspor furniture Indonesia awalnya ditargetkan 20% per tahun. Bila Jokowi jadi presiden, dia diyakini akan mendukung pertumbuhan industri mebel sehingga tumbuh lebih dari 20%.

Pada 2013, berdasarkan data Kementerian Perdagangan ekspor furniture Indonesia US$ 1,7 miliar. Indonesia menempati peringkat 18 eksportir dunia atau mengantungi porsi 1,12% dari total nilai ekspor dunia yang sebesar US$ 155 miliar.

Ekspor Indonesia masih kalah dari China di peringkat pertama dengan nilai ekspor US$ 52 miliar, Vietnam dengan nilai US$ 5,3 miliar, dan Malaysia US$ 2,3 miliar. Indonesia ditargetkan selama lima tahun mendatang nilai ekspor furniture sebesar US$ 5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×