kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

Pengusaha industri pengolahan optimistis kinerja manufaktur terus membaik


Senin, 01 November 2021 / 18:41 WIB
ILUSTRASI. Pameran Manufaktur: Suasana Pameran Manufacturing Indonesia 2019 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (4/12). Pengusaha optimistis industri pengolahan tetap berdaya.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Kalau ini terjadi, peluang industri manufaktur untuk menangkap momentum Tahun Baru Imlek pada awal Februari 2022 bisa pupus. 

Untuk itu, Fajar mengimbau pemerintah terus mempercepat progres vaksinasi untuk mencapai herd immunity, meningkatkan kapasitas testing, tracing, dan treatment (3T), dan masyarakat juga diimbau untuk tetap taat protokol kesehatan meski bepergian pada momentum Natal dan Tahun Baru. 

Lebih lanjut, Fajar juga meminta dukungan pemerintah untuk industri pengolahan. Dalam hal ini, dukungan bisa diberikan terkait dengan peraturan, percepatan kinerja, dan menarik investasi. 

“Terkait dengan pajak karbon ini perlu dipertimbangkan karena bisa membebani industri manufaktur, jadi harus dibuat PP atau PMK yang jelas. Kemudian pemerintah harus mempercepat kinerja salah satunya OSS, dan menarik investasi karena permintaan naik, kami butuh tambah mesin untuk menyuplai kebutuhan konsumen,” tandasnya. 

Selanjutnya: Sri Mulyani: Stabilitas sistem keuangan di kuartal III-2021 dalam kondisi normal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×