kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

BI Siapkan Bauran Kebijakan Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi di Akhir Tahun 2026


Kamis, 05 November 2026 / 22:10 WIB
BI Siapkan Bauran Kebijakan Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi di Akhir Tahun 2026
ILUSTRASI. Realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2026 yang mencapai 5,47%. Lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi kuartal II 2026 sebesar 5,29% (AFP/BAY ISMOYO)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah berbagai tantangan ke depan. Salah satunya melalui penguatan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang disinergikan dengan kebijakan pemerintah.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas perekonomian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyebutkan, penguatan sinergi kebijakan menjadi penting untuk memastikan berbagai sumber pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.

Baca Juga: Dugaan Penyadapan Prabowo, Bakom Minta Masyarakat Jaga Stabilitas Nasional

BI menyampaikan bahwa prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan masih cukup baik. Berlanjutnya berbagai stimulus pemerintah, membaiknya ekspektasi pelaku ekonomi, serta menguatnya berbagai sumber pertumbuhan ekonomi diprakirakan akan menopang aktivitas ekonomi domestik.

“Pertumbuhan ekonomi diprakirakan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik sehingga secara keseluruhan tahun 2026 diprakirakan berada dalam kisaran 4,9-5,7%,” tutur Denny dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).

Optimisme tersebut sejalan dengan realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2026 yang mencapai 5,47% secara tahunan atau year on year (yoy). Capaian ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2026 sebesar 5,29% yoy.

Dari sisi pengeluaran, aktivitas ekonomi domestik masih menjadi penopang utama pertumbuhan. Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,04% yoy seiring peningkatan mobilitas masyarakat serta penyelenggaraan berbagai pertunjukan dan kegiatan olahraga.

Konsumsi pemerintah bahkan tumbuh lebih tinggi sebesar 8,95% yoy. Peningkatan ini terutama bersumber dari kenaikan realisasi belanja pegawai, termasuk gaji dan tunjangan aparatur sipil negara (ASN), serta belanja barang dan jasa, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sementara itu, investasi tumbuh 6,06% yoy didorong oleh pertumbuhan subkomponen kendaraan serta peningkatan realisasi penanaman modal pemerintah dan swasta.

Baca Juga: Kepala BAKOM Sebut Pemerintah Akan Lawan Perbuatan Makar

Adapun ekspor mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,59% yoy, ditopang oleh permintaan dari negara mitra dagang utama.

Dari sisi lapangan usaha, seluruh sektor mencatatkan kinerja positif. Industri pengolahan dan perdagangan sebagai kontributor utama pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan seiring membaiknya permintaan domestik dan eksternal.

Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum juga tumbuh positif sejalan dengan peningkatan okupansi hotel dan konsumsi masyarakat. Sementara itu, sektor konstruksi ditopang oleh pembangunan proyek infrastruktur pemerintah dan swasta.

Secara spasial, pertumbuhan ekonomi tertinggi pada kuartal III 2026 tercatat di wilayah Bali dan Nusa Tenggara (Balinusra), diikuti Jawa, Sulawesi, Sumatera, Maluku dan Papua, serta Kalimantan.

Ke depan, BI akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi kebijakan dengan pemerintah guna memastikan stabilitas makroekonomi tetap terjaga. Melalui bauran kebijakan yang ditempuh, BI berupaya mendukung pertumbuhan ekonomi agar tetap berkelanjutan di tengah dinamika perekonomian global dan domestik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Video Terkait



TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×