kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Pengamat: Jokowi bukan hanya presiden relawan


Jumat, 17 Oktober 2014 / 16:24 WIB
ILUSTRASI. MomsMoney hadirkan berbagai tips menyimpan aneka jenis buah dan sayur dengan cara yang simple dan mudah diikuti


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro berharap, presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) bisa memposisikan kembali para relawan pendukungnya. Jangan sampai keberadaan relawan ini menjadikan dikotomi masyarakat soal presidennya.

"Jokowi sudah menjadi presiden seluruh rakyat Indonesia, jadi bukan presiden relawan atau golongan tertentu saja," kata Siti Zuhro dalam sebuah diskusi "Growing, Meretas Jalan Kejayaan", Jumat (17/10). 

Menurutnya, menjadi tugas berat Jokowi untuk bisa menghandle seluruh relawan yang selama ini menjadi pendukungnya. Apalagi peran relawan sangat besar membawa Jokowi-JK menduduki kursi presiden dan wakil presiden. Zuhro khawatir, jika tidak bisa dihandle dengan baik, relawan menjadi anarkis.

Dia menambahkan, selain harus bisa menentram relawannya, Jokowi juga harus bisa merangkul partai-partai pendukungannya secara lebih kuat, termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dengan rangkulan itu, maka sistem presidensial akan berjalan lebih kuat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×