kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.928   28,00   0,16%
  • IDX 6.337   -3,05   -0,05%
  • KOMPAS100 837   -2,47   -0,29%
  • LQ45 633   -3,70   -0,58%
  • ISSI 217   -0,54   -0,25%
  • IDX30 357   -1,56   -0,44%
  • IDXHIDIV20 442   -1,60   -0,36%
  • IDX80 95   -0,45   -0,47%
  • IDXV30 119   0,17   0,15%
  • IDXQ30 114   -0,62   -0,54%

Penerimaan perpajakan per Agustus mencapai Rp 907,5 triliun, 56,1% dari target 2018


Rabu, 19 September 2018 / 12:47 WIB
ILUSTRASI. Wajib pajak sedang melakukan pelaporan pajak


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat, realisasi penerimaan perpajakan hingga per Agustus 2018 sebesar Rp 907,5 triliun atau 56,1% dari target dalam APBN 2018. Angka ini tumbuh 16,5% dibandingkan tahun lalu.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, realisasi tersebut mencerminkan kemandirian APBN yang mandiri lantaran penerimaan perpajakan telah melebihi 50% dari target.

"Saat ini APBN 2018 untuk penerimaan perpajakan sudah 56,1%. Kontribusi terbesar dari PPh nonmigas, PPN dan PPnBM, dan cukai. Ini cerminkan kemandirian APBN kita," ujar Suahasil di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (19/9).

Secara rinci, ia menyebutkan, Pajak Penghasilan (PPh) nonmigas mencapai Rp 437,4 triliun atau tumbuh 15,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara, realisasi PPh migas sebesar Rp 42,0 triliun atau tumbuh 19,2% dari periode yang sama tahun lalu. Perbaikan pada PPh migas ini, kata Suahasil, dipengaruhi oleh naiknya harga komoditas.

"PPh migas Agustus 2016 lalu tumbuh negatif 39,8%, lalu Agustus 2017 mulai membaik, dan di Agustus ini sudah tumbuh 19,2%,” kata dia.

Selain itu, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar Rp 307,6 triliun, tumbuh 15,1% dari periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, realisasi penerimaan cukai hingga akhir Agustus 2048 sebesar Rp 78,6 triliun atau tumbuh 14,9% dari periode yang sama tahun lalu. Sedangkan dari sisi bea masuk terkumpul Rp 25,1 triliun atau tumbuh 14,7% dan bea keluar sebesar Rp 4,4 triliun atau tumbuh 14,2%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×